Nim: 1720100187
Analisis Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Tumbaga Holing
Analisis ke-1, Surat tumbaga holing adalah poda atau ajaran yang tidak tertulis pada masa lalu akan tetapi sudah dijadikan jalan hidup dalam tatakramah kehidupan masyarakat Batak Angkola, itu lah yang disebut nada tertulis tai terbaca. Tumbaga adalah tembaga yang melembangkan kekokohan, kekuatan, laksana besi dan baja tetap dianut sampai sekarang. Holing artinya keeling, yang menunjukkan bahwa adat Batak ini sangat dipengaruhi oleh adat dan ajaran India keeling, yang berkulit hitam. Jadi, surat tumbaga holing di sini yaitu ajaran yang tidak tertulis pada masa lalu akan tetapi sudah mendarah daging atau sudah tertanam di dalam kepribadian masyarakat batak angkola.
Analisis ke-2, kahanggi adalah suatu kelompok kerabat yang semarga. Yang di mana persatuan semarga ini sangat erat jalinan kekerabatan nya. Contoh nya saja dalam merencanakan suatu adat (pesta kawin), orang batak angkola selalu membicarakannya terlebih dahulu dengan saudara semarga.
Analisis ke-3, dalihan natolu yaitu tiga tungku atau tiga batu yang sama tinggi yang di gunakan tumpuan penjarangan untuk memasak. Semua yang akan di masak jika tungku nya tidak sama tinggi maka masakan tersebut akan tumpah.
Maka dari itu perlu menciptakan tiga tatanan kemasyarakatan yang seimbang yaitu mora, kahanggi, dan anak boru. Agar nantinya tungkunya tetap seimbang dan sama tinggi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar