Senin, 17 Agustus 2020

(H-30) penutupan KKL DR IAIN Padangsidimpuan

PENUTUPAN KKL DR IAIN PADANGSIDIMPUAN 



 

(H-12) poster cara mencuci tangan sesuai dengan rekomendasi dari WHO

 


   Mencuci tangan mungkin terlihat mudah dan sering diremehkan hingga dilupakan. Namun mencuci tangan sangat penting dan dianjurkan apa lagi di saat pandemi covid-19. Mencuci tangan dengan sabun dan air atau menggunakan cairan pembersih berbasis alkohol bisa membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita. 
  Mencuci tangan dapat membuat kita tetap sehat dan mencegah penyebaran infeksi pernafasan dan diare dari satu orang ke orang lain. 
   Kuman dapat menyebar dari orang lain atau permukaan saat kita;  
1. Menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang belum di cuci 
2. Makan atau menyiapkan makanan dan minum dengan tangan yang belum di cuci 
3. Menyentuh permukaan atau benda yang terkontaminasi
4. Mengesang, batuk atau bersin ke tangan dan kemudian menyentuh tangan orang lain atau benda-benda lain.  

   Untuk itu marilah kita mencuci tangan kita agar terhindar dari penyebaran virus corona.  Dengan mencuci tangan selama 20-30 detik. 

Jumat, 14 Agustus 2020

(H-23) monitoring laporan KKL DR IAIN padangsidimpuan

 Monitoring Laporan KKL DR IAIN Padangsidimpuan 


Pada hari ini saya menggunakan waktu saya untuk lebih fokus dalam memahami apa yang disampaikan oleh panitia pelaksanaan KKL mengenai laporan akhir dari kegiatan selama kurang lebih 1 bulan dalam bentuk online. 



(H-29) membuat poster tentang relasi agama (sains) dengan tepat

 

Jika ditinjau dari segi medis tidur pagi yang di lakukan setelah subuh sangat berbahaya bagi kesehatan, karena waktu pagi merupakan waktu bagi tubuh untuk melakukan pemanasan dan pengeluaran sisa metabolisme tubuh, jika pada saat seperti ini dilakukan dengan cara tidur maka yang terjadi zat-zat sisa metabolisme tubuh yang akan dikeluarkan akan mengendap di dalam tubuh. 


Dampak negatif yang diakibatkan dari tidur setelah subuh: lemas, malas, dan tidak semangat, dan Melemahkan syahwat. 

Jika kita tidur disore hari yakni pada waktu ashar sampai menjelang magrib, akan membuat keadaan akan seperti linglung, pusing, badan sakit dan justru seperti orang sakit. 

Dampak negatif yang diakibatkan dari tidur selepas ashar: menurunkan daya tahan tubuh, mempengaruhi kadar gula darah yang memicu diabetes, memicu kebingungan  dan daya ingat, kadar kolesterol jahat di tubuh yang meningkat,  dan badan menjadi terasa lemas dan pegal-pegal.  

Maka dari pada itu ubah pola hidup kita, lakukan  aktivitas yang bermanfaat di pagi hari agar terhindar dari kegiatan yang kurang bermanfaat. 


 

(H-28) Poster moderasi beragama

   Saya memberi wasiat kepada kalian agar tetap bertaqwa kepada Allah ‘azza wa jalla, tetap mendengar dan ta’at walaupun yang memerintah kalian seorang hamba sahaya (budak)”. (HR. Abu Daud dan At Tirmidzi, Hadits Hasan Shahih)







Islam lewat lisan Nabinya telah mengajarkan bagaimana kita bermuamalah dengan pemerintah atau penguasa. Sebagian kalangan bersikap keras sehingga mudah mengkafirkan. Sebagian lagi bersikap lembek. Sikap terbaik yang menjadi akidah seorang muslim adalah tetap menasehati penguasanya dengan baik tatkala mereka tergelincir. Penyampaian nasehat ini pula disalurkan dengan cara yang baik, bukan dengan menyebarkan aib mereka di depan umum. Juga prinsip penting dalam muamalah dengan penguasa adalah tetap mentaati mereka selama mereka masih muslim, walaupun mereka berbuat zholim.

Para ulama selalu mewanti-wanti agar kita selalu ikhlas dalam beramal termasuk dalam belajar. Ilmu semakin mudah diraih jika disertai dengan ikhlas. Ilmu semakin jauh dari kita jika yang diharapkan adalah pujian manusia dan ridho selain Allah.

Sesungguhnya ikhlas dalam beramal adalah syarat diterimanya amal dan cara mudah mencapai tujuan. Allah Ta’ala berfirman,

Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS. Al Bayyinah: 5).


Senin, 10 Agustus 2020

(H-26) penanaman apotik hidup

 Penguatan atas kesadaran dan kepedulian terhadap pencegahan wabah covid-19



     WHO menghimbau kepada seluruh masyarakat di belahan dunia termasuk Indonesia untuk menjaga kesehatan tubuh terutama imunitas tubuh (kekebalan daya tahan tubuh) agar dapat terhindar dari wabah virus corona. Mengingat virus ini akan lebih minim menyerang pernafasan manusia yang imunitas tubuh nya tinggi.
     Pusat kesehatan Republik Indonesia menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga kekebalan tubuh atau pun imunitas tubuh tersebut dengan meminum beberapa jenis rempah-rempah yang biasa di tanam di Indonesia.
    Dari beberapa rempah-rempah yang disebut diantaranya: jahe, kunyit, lengkuas, serai dan beberapa rempah-rempah lainnya yang di anggap mampu membuat imunitas tubuh menjadi kuat. 
  Untuk itu di sini saya ingin membudidayakan penanaman rempah-rempah tersebut  dan dinamai dengan penanaman "apotik hidup sebagai penangkal virus corona". 

Penanaman apotik hidup 



        Sesuai dengan yang telah di paparkan di atas maka masyarakat bisa memaafkan hasil dari penanaman rempah-rempah tersebut untuk keperluan yang mendesak sebagai obat menjaga kekebalan tubuh (imunitas tubuh).

(H-21) pemberdayaan ekonomi ummat di era new normal (bercocok tanam)

 

Kebun sayur-sayuran 


     Di era new normal ini, untuk membantu perekonomian masyarakat desa pasar v natal, kita dapat memanfaatkan lahan kosong. Untuk menanam sayur-sayuran  seperti mentimun,  kacang panjang dan lain-lain.
  Hasil dari penanaman sayur-sayuran tersebut bisa kita manfaatkan sendiri di samping itu kita juga bisa menjual hasil dari penanaman sayur tersebut, ke penjual sayur yang ada di pasar atau bisa juga kita jualan keliling di sekitar desa pasar v natal. 
     Dan hasil dari penjualan tersebut dapat menambah-nambah keuangan pada saat pandemi covid-19. 

Sabtu, 08 Agustus 2020

(H-25) poster tentang relasi agama dan kesehatan (sains) dengan tepat

   Relasi Agama dan Kesehatan (Sains) 

                   dengan  Tepat 


Rasulullah Shallallahu'alaihi wasallam  bersabda, "Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih, dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya)" (HR Ahmad, al-Hakim, dan al-Bazzar).


Tentu, ada keistimewaan yang dimiliki hewan kecil bernama lebah ini hingga nabi menjadikannya inspirasi bagi seorang mukmin, bahkan Allah mengabadikan namanya pada salah satu surah ke-16 dalam Alquran, yakni an-Nahl.

Seorang mukmin haruslah memiliki sifat-sifat unggul dan istimewa dibandingkan dengan manusia lain. Kehadirannya selalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Seperti dijelaskan Rasulullah SAW, "Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain." Perhatikan beberapa karakter lebah yang mengandung hikmah untuk diambil Manfaat.

(H-18) Penyembelihan hewan kurban

                                  

     Qur'ban merupakan segala sesuatu yang digunakan untuk mendekatkan diri kepada Allah baik berupa hewan sembelihan maupun yang lainnya. Dalam bahasa Arab, hewan qurban disebut juga dengan istilah udh-hiyah atau adh-dhahiyah, dengan bentuk jamaknya al-adhaahi. Kata ini diambil dari kata dhuha, yaitu waktu matahari mulai tegak yang disyaraiatkan untuk melakukan penyembelihan kurban, yakni kira-kira pukul 07.00-10.00.


                                    

     Udh-hiyah adalah hewan qurban (unta, sapi, dan kambing) yang disembelih pada hari raya Qurban dan hari-hari tasyriq sebagai taqarrub (pendekatan diri) kepada Allah (Sayyid Sabiq, Fikih Sunnah). Pada kesempatan ini peserta KKL berkontribusi secara langsung dengan masyarakat dalam melaksanakan ibadah Qurban yang dilaksanakan di masing-masing daerah terkhusus daerah Pasar V Natal pada hari Sabtu 1 Agustus 2020.









(H-11) pemberdayaan ekonomi ummat di era new normal

    Poster pemberdayaan ekonomi ummat                             di era new normal 

       Desa pasar v natal merupakan salah satu desa yang terletak di pesisir tepi pantai barat Kecamatan Natal Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara.

        Sebagian besar penduduk desa pasar v natal adalah nelayan. Dan di desa pasar v natal sebagian besar pendapatan dan perekonomian daerah ini berasal dari perikanan. Seperti penjualan ikan basah dan ikan kering (ikan asin). 

       Dari beberapa bulan terakhir sejak virus corona melanda Indonesia pendapatan dan juga perekonomian menurun drastis. 

Namun beberapa hari terakhir ini penduduk desa pasar v natal mulai beraktifitas seperti biasanya untuk melanjutkan kehidupan mereka dan meningkatkan kembali perekonomian daerah. 

Jumat, 07 Agustus 2020

(H-19) pendidikan serta dakwah keagamaan Islam dengan memanfaatkan berbagai media sosial

         Poster Tips Memilih Hewan Kurban,                Hikmah dan Manfaat Hewan Kurban                                     Idul Adha 

     usai Shalat Idul Adha selesai maka kita akan disibukkan dengan penyembelihan hewan kurban. 
     Di sini saya membuat poster bagaimana cara memilih hewan kurban atau tips memilih hewan kurban yang baik. 
     Waktu penyembelihan hewan kurban sesuai syariat yaitu hewan kurban hanya boleh disembelih selama empat hari,  yakni tanggal 10 Dzulhijjah setelah shalat Idul Adha dan tiga hari setelahnya 11, 12, 13 Dzulhijjah.  
     Hikmah yang dapat kita ambil  dari kisah Nabi Ibrahim As dan putranya. Yang kemudian menjadi dasar pelaksanaan ibadah qurban.
  1. Mengingat kebesaran jiwa seorang ayah, dalam hal ini Nabi Ibrahim As, yang dengan ikhlas mengorbankan kepentingan pribadi untuk melaksanakan perintah agama, yaitu menyembelih putranya berdasarkan kebenaran.
  2. Mengingat kebesaran jiwa seorang ayah, dalam hal ini Nabi Ibrahim As, yang dengan ikhlas mengorbankan kepentingan pribadi untuk melaksanakan perintah agama, yaitu menyembelih putranya berdasarkan kebenaran. 
  Adapun Manfaat kurban Idul Adha yaitu :
  1. Mensyukuri nikmat yang diberikan oleh Allah SWT 
  2. Meningkatkan ketakwaan diri kepada Allah SWT
  3. Membangun solidaritas kepada sesama
  4. Memberdayakan usaha ternak di lingkungan sekitar


(H-20) relasi agama dan kesehatan (sains) dengan tepat (Shalat sunnah tahajjud)

 Manfaat Shalat Sunnah Tahajjud bagi             Kehidupan Sehari-hari dan kesehatan 

Shalat sunnah Tahajjud 

Seorang muslim yang bertaqwa akan melakukan perintah Allah serta menjauhi larangan-Nya. Menjalankan perintah Allah salah satunya yaitu dengan mengerjakan shalat. Shalat yang diwajibkan yaitu shalat fardhu  5 kali dalam sehari semalam. Sedangkan shalat sunnah  yaitu tidak wajib dilakukan, tetapi jika dilakukan akan mendapatkan pahala serta keutamaan-keutamaan. Salah satu shalat sunat yang sangat dianjurkan untuk dikerjakan oleh umat muslim yaitu shalat tahajjud. 

        Shalat tahajud merupakan shalat sunat yang dikerjakan pada malam hari yaitu waktu yang utama sepertiga malam yaitu antara jam 03.00. Dimana disepertiga malam merupakan waktu yang sangat mustajabah untuk berdoa (doanya akan terkabul). Pada waktu tersebut para malaikat akan turun ke bumi. Shalat sunat tahajud dilakukan paling sedikit 2 rakaat dan paling banyak tidak ada batasannya dengan diakhiri dengan shalat witir sebagai penutup.

Diriwayatkan Aisyah R.A, ia berkata :

Nabi SAW mengerjakan shalat malam hingga bengkak kedua telapak kaki beliau,lalu aku katakan kepada beliau,’Mengapa engkau melakukan seperti ini, ya Rosulullah, padahal dosamu yang lalu maupun yang akan datang telah diampuni oleh Allah? ‘Beliau menjawab,’Apakah aku tidak boleh menjadi hamba Allah yang bersyukur?” (HR Bukhori VIII/449 dan Muslim 2819 dan 2820)

Manfaat shalat tahajjud bagi kehidupan sehari-hari dan kesehatan yaitu:

1. Penghapus dosa serta mencegah berbuat dosa

2.  Jaminan masuk surga

3. Mendapat keringanan ketika dihisab di akhirat

4. Tanda takwanya terlihat di muka nya 

5. Melancarkan aliran darah di tubuh

6. Membesarkan rongga paru-paru 

7. Pikiran jauh lebih tenang dan segar

8. Memperoleh cinta dan ridho Allah 

9. Akan diangkat derajatya ke tempat yang terpuji

10. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

(H-27) Edukasi dan Pembagian Masker

    Edukasi pencegahan virus corona masih terus dilakukan baik dari pusat WHO pemerintahan di masing-masing negara (indonesia) maupun masyarakat awam pada umumnya. Berbagai cara telah dilakukan oleh semua pihak dalam mencegah penularan virus covid-19 ini, data terakhir orang-orang yang terjangkit virus ini khususnya di indonesia adalah tertanggal 3 agustus 2020 yaitu terhitung 113.134 Orang. Tentunya angka ini menunjukkan masih tingginya penyebaran serta penularan virus corona di indonesia. 







     Dari data yang kami himpun (CNN Indonesia) salah satu penyebab masih terjadinya penularan covid-19 ini adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat dalam memperhatikan kebersihan, baik kebersihan lingkungan maupun kebersihan pada diri sendiri. Masalah yang paling urgen adalah masih tingginya angka orang-orang yang tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar WHO. Terutama dalam hal penggunaan masker di luar lingkungan.



     Dari data tersebut kami dapat mengambil kesimpulan dan melakukan suatu pendampingan atau pun edukasi serta pembagian masker kepada masyarakat di lingkungan setempat (lingkungan KKLPasar V Natal) guna mencegah penularan virus corona ini, mengingat masyarakat di desa Pasar V Natal ini masih kurang memahami bagaimana melaksanakan protokol tersebut dan juga dalam menerapkan protokol kesehatan. tentu saja hal ini membuat kami sebagai peserta KKL di desa setempat peduli terhadap kondisi tersebut.




(H-15 & 16) Pendidikan Dakwah Islam (Keutamaan Puasa Sunnah tarwiyah dan puasa sunnah arafah di Bulan Dzulhijjah)

 



Puasa di bulan Dzulhijjah dapat dilakukan pada sembilan hari menjelang idul adha yang dirayakan setiap tanggal 10 Dzulhijjah. Dalam 9 hari itu terdapat puasa tarwiyah pada 8 Dzulhijjah dan puasa arafah pada 9 Dzulhijjah.



Yang dimaksud dengan puasa arafah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari arafah (saat jamaah haji melakukan wukuf dipadang arafah). Sementara puasa tarwiyah adalah puasa yang dilaksanakan pada hari tarwiyah, yakni 8 Dzulhijjah hari sebelum hari wukuf.






Adapun keutamaan puasa arafah adalah dihapuskan segala dosa selama 1 tahun yang lalu dan setahun yang akan datang dijaga Allah untuk tidak berbuat dosa atau maksiat.




Adapun keutamaan yang terdapat pada puasa sunnah tarwiyah yaitu :

  • Barang siapa yang menjalankan puasa tarwiyah akan dihapus dosa 1 tahun yang lalu yang telah terlewati.
  • Sedangkan yang berpuasa di hari arafah akan dihapus dosa 2 tahun (1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang).
  • Dan yang melaksanakan dua puasa ini akan dianugrahi oleh Allah SWT dengan 10 macam kemuliaan, yaitu :  
  1. Allah akan memberi keberkahan pada kehidupannya.
  2. Allah akan menjamin kehidupan rumah tangganya.
  3. Allah akan menambah harta.
  4. Allah akan membersihkan dirinya dari segala dosa dan segala kesalahan yang lalu.
  5. Allah akan melipat gandakan amal dan ibadahnya.
  6. Allah akan menerangi kubur nya selama didalam barzah.
  7. Allah akan memudahkan kematiaanya.
  8. Allah akan memberatkan timbangan amal baiknya di padang masyar.
  9. Allah akan menyelamatkannya dari kejatuhan kedudukannya di dunia.
  10. Allah akan menaikkan martabatnya di sisi Allah SWT.

(H-22) Pemberdayaan Ekonomi Ummat Di Era New Normal.

 



    


         Disaat situasi pendemi ini masyarakat dituntut untuk terus mempertahankan ekonomi agar kelangsungan hidup terus berjalan mengingat situasi ini membuat runtuhnya perekonomian di dunia, seperti negara tetangga singapura dan juga thailand yang sudah terjadinya rasism ekonomi. Kemungkinan hal yang sama akan terjadi di indonesia jika kita tidak mempertahankan ekonomi kita mulai dari sekarang. Maka dari itu perlunya pemberdayaan ekonomi di saat ini (pemberdayaan ekonomi di era New Normal). Seperi halnya yang di tetapkan oleh lembaga pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (LPPM) di dalam tema yang terdapat dalam surat edaran panduan KKL-DR 2020. Peserta KKL diminta untuk melakukan edukasi atau perdampingan serta melakukan pengembangan terhadap tema yang telah ditetapkan tersebut kepada masyarakat. 
        
    
    
    
     pemberdayaan ekonomi yang dimaksud melauli sistem digital dan sistem manual sesuai situasi dan kondisi masing-masing daerah. Maka hal inilah yang kami lakukan sebagai peserta KKL pasar V natal dalam melaksanakan tema yang telah dijelaskan sebelumnya seperti: olshop dan penjualan secara langsung. Jenis pemberdayaan ekonomi di pasar V natal yaitu mulai dari (perikanan, bercocok tanam; mentimun, sayur kangkung, gambas/pitulo, pinang)


    
    
    

    #KKL_IAIN_PADANGSIDIMPUAN2020.
    #PASAR_V_NATAL.
    #PEMBERDAYAAN_EKONOMI_DI_ERA_NEW_NORMAL.

(H-24) wirit yasin bersama ibu-ibu dan Yasinan Thausiah Serta Doa Bersama Agar Terhindar Dari Virus Covid-19 di desa pasar v natal

     Dalam kondisi kita di saat ini yang di mana  kita dalam keadaan new normal, maka ibu-ibu di desa pasar v natal mengadakan perwiritan yasin yang di mana perwiritan ini biasanya dilakukan setiap hari jumatnya. 


Perwiritan yasin ibu-ibu pasar v natal 



Perwiritan yasin ibu-ibu pasar v natal 



Untuk melaksanakan tema yang terdapat dalam panduan pelaksanaan KKL-DR IAIN Padangsidimpuan kami peserta KKL Pasar V Natal melaksanakan pengajian yang biasanya disebut sebagai malam yasinan yang rutinnya dilaksanakan pada malam Jum'at. dalam pengajian tersebut peserta KKL tidak hanya melakukan pembacaan yasin akan tetapi diiringi dengan thausiah agama terkait dengan pandangan islam dalam menjalankan ibadah kepada Allah ditengah-tengah Pandemi Covid-19. Dengan kegiatan ini tentunya Kami dan Kita secara keseluruhan berharap agar Virus ini cepat berlalu dari bumi ini untuk menjaga keselamatan umat diseluruh dunia terutama Indonesia.







Kegiatan ini merupakan kegiatan yang sangat didukung penuh oleh masyarakat setempat karena sebelumnya jenis kegiatan ini belum pernah di praktikkan di Desa Pasar V Natal ini. Dengan hal ini kami sebagai peserta KKL berharap penuh kepada masyarakat Desa Pasar V Natal dan kepada seluruh masyarakat di daerah mana pun pada umumnya untuk terus melaksanakan kegiatan ini menjadi kegiatan yang rutin minggunya (malam Jum'at). Mengingat begitu banyaknya manfaat yang akan kita jumpai dan kita rasakan ketika kegiatan ini dilaksanakan.












 Dalam hal tema peserta KKL mengangkat tema Pendidikan dan Dakwah Islam Di Era New Normal dengan fokus pembahasan adalah pelaksanaan ibadah dan thausiah di masa Pandemi Covid-19. Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat Pasar V Natal mulai dari anak-anak, ibu/bapak-bapak, remaja Masjid serta Imam Besar Masjid. Dengan pemateri thausiah adalah Buya Indal dan perangkat penunjang seperti MC, Pemandu Yasian, Baca AL-Qur'an serta Pembaca Doa diambil alih oleh peserta KKL.  



Rabu, 05 Agustus 2020

(H-17) pembuatan poster Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Adha Dalam Situasi Pendemi Covid-19


    Dalam perayaan idul Adha pada 10 Dzulhijjah setiap tahunnya, ummat islam menggelar sholad Id 2 rakaat, kemudian di ikuti dengan penyembelihan hewan kurban. Dalam masa pendemi Covid-19 menuju New Normal, Sholat idul adha dapat dikerjakan di tanah lapang (Mesjid) dengan memenuhi kriteria yang telah ditetapkan pemerintah. Sebagian besar ulama berpendapat bahwa hukum sholat idul adha adalah sunnah muakkadah atau sunnah yang ditekankan pekerjaannya. 
 Tata cara sholat idul Adha:
     sholat Idul Adha, seperti sholat idul fitri yang dikerjakan 2 rakaat, perbedaannya dengan sholat sunnah lain adalah niat dan jumlah takbir dalam setiap rakaat sholat idul adha,
 adapun tata cara nya sebagai berikut:
1. membaca niat sholat idul adha
2. takbiratulihram
3. membaca doa iftitah
4. takbir 7x rakaat pertama
5. membaca surah al-fatihah
6. Membaca salah satu surah atau ayat pendek
7. Ruku'
8. iktidal
9. sujud pertama
10. duduk di antara dua sujud
11. sujud kedua
12. duduk sejenak sebelum bangkit mengerjakan rakaat kedua
13. takbir 5x untuk rakaat kedua
14. membaca surah alfatihah
15. membaca surah pendek
16. rukuk
17. iktidal
18. sujud pertama
19. duduk di antara dua sujud
20. sujud kedua
21. duduk tasyahud akhir
22. salam


    Adapun penyelenggaraan sholat idul adha juga diminta untuk memberikan himbauan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan pada pelaksanaan sholat yang dilaksanakan. adapun protokol tersebut meliputi hal-hal sebagai berikut:
~ jamaah dalam kondisi sehat
~membawa sajadah atau alas sholat masing-masing
~menggunakan masker sejak kelur rumah dan selama berada di era tempat pelaksanaan
~menjaga kebersihan tangan dengan sering mencuci tangan menggunakan sabun atau hand sanitizer
~mengindari kontak fisik, seperti bersalaman atau berpelukan 
~menjaga jarak antar jamaah minimal 1 Meter

(H-13) Pembuatan poster wudhu

     Shalat adalah kewajiban setiap ummat muslim sebagai tongak atau tiang agama. Yang di mana sebelum kita shalat atau menghadap sang ilahi maka kita di wajibkan untuk  berwudhu terlebih dahulu. Di sini saya membuat poster tentang tata cara berwudhu yang benar. 
      Disini telah tercantum yang mana bagian-bagian anggota wudhu yang sunnah dan yang mana bagian-bagian anggota wudhu yang wajib di basuh.
      Dan di dalam poster ini pun telah tercantum doa sesudah berwudhu.
         Poster ini saya buat agar amal ibadah kita di terima oleh Allah Swt. 


Tata cara berwudhu yang baik dan benar 





(H-14) membuat poster tentang moderasi beragama dan Mengajar Al Qur'an bersama anak2 di pasar V Natal


Moderasi beragama adalah cara pandang kita dalam beragama secara moderat, yakni memahami dan mengamalkan ajaran agama dengan tidak ekstrem, baik ekstrem kanan maupun ekstrem kiri. Yang dimaksud dengan ekstrem yaitu tidak terpaku pada satu tumpuan yakni pada kutub kanan yang sangat kaku dalam beragama. Memahami ajaran agama dengan membuang jauh-jauh penggunaan akal. 



Dalam artian sempitnya, Moderasi beragama adalah memahami agama secara keseluruhan tanpa ada rasa saling menyalahkan antara satu dengan yang lainnya. Moderasi beragama juga diartikan dengan membuang rasa ego dalam memahami agama.

      Moderasi beragama ini tentunya sangat perlu diindahkan mengingat Negara Indonesia terdiri dari beberapa agama, suku ras dan budaya. Tentunya hal ini akan rentan terjadinya konflik jika kita tidak menerapkan sistem bermoderasi dalam beragama.  Maka untuk menerapkan hal ini yang juga merupakan salah satu tema KKL DR IAIN Padangsidimpuan kami sebagai peserta dituntut untuk dapat memberikan edukasi yang inovatif kepada masyarakat guna masyarakat dapat memahami dan menerapkan apa yang kami berikan.


 




Sesungguhnya orang-orang yang selalu membaca kitab Allah dan mengerjakan salat dan menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka dengan diam-diam dan terang-terangan, mereka itu mengharapkan perniagaan yang tidak akan merugi, agar Allah menyempurnakan kepada mereka pahala mereka dan menambah kepada mereka dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Mensyukuri”.

(Faathir:29-30).



Foto mengajar membaca al-quran

 

Dalam kitab Shahihnya, Imam Al-Bukhari meriwayatkan sebuah hadits dari Hajjaj bin Minhal dari Syu’bah dari Alqamah bin Martsad dari Sa’ad bin Ubaidah dari Abu Abdirrahman As-Sulami dari Utsman bin Affan Radhiyallahu Anhu, bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

 

Masih dalam hadits riwayat Al-Bukhari dari Utsman bin Affan, tetapi dalam redaksi yang agak berbeda, disebutkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

إِنَّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ .

“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.”

Dalam dua hadits di atas, terdapat dua amalan yang dapat membuat seorang muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu belajar Al-Qur`an dan mengajarkan Al-Qur`an.  Tentu, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini, tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri.  Al-Qur`an adalah kalam Allah, firman-firman-Nya yang diturunkan kepada Nabi-Nya melalui perantara Malaikat Jibril Alaihissalam. Al-Qur`an adalah sumber pertama dan acuan utama dalam ajaran Islam.  Karena keutamaan yang tinggi inilah, yang membuat Abu Abdirrahman As-Sulami, salah seorang yang meriwayatkan hadits ini– rela belajar dan mengajarkan Al-Qur`an sejak zaman Utsman bin Affan hingga masa Al-Hajjaj bin Yusuf Ats-Tsaqafi.


 

Hadis ini menunjukkan akan keutamaan membaca Alquran. Suatu ketika Sufyan Tsauri ditanya, manakah yang engkau cintai orang yang berperang atau yang membaca Alquran? Ia berkata, membaca Alquran, karena Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya kepada orang lain”. Imam Abu Abdurrahman As-Sulami tetap mengajarkan Alquran selama empat puluh tahun di mesjid agung Kufah disebabkan karena ia telah mendengar hadis ini. Setiap kali ia meriwayatkan hadis ini, selalu berkata: “Inilah yang mendudukkan aku di kursi ini”.

Sabtu, 01 Agustus 2020

(H-10) menjenguk saudara masyarakat di pasar V Natal

Mengunjungi dan menjenguk orang sakit merupakan kewajiban setiap muslim, terutama orang yang memiliki hubungan dengan dirinya, seperti kerabat dekat, tetangga, saudara yang senasab, sahabat dan lain sebagainya. Menjenguk orang sakit termasuk amal shalih yang paling utama yang dapat mendekatkan kita kepada Allah Ta’ala, kepada ampunan, rahmat dan Surga-Nya.
⁠Mengunjungi orang sakit merupakan perbuatan mulia, dan terdapat keutamaan yang agung, serta pahala yang sangat besar, dan merupakan salah satu hak setiap muslim terhadap muslim lainnya





Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ

Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Terakhir, hendaknya orang yang membesuk mendoakan orang yang sakit:

لاَ بَأْسَ طَهُورٌ اِ نْ شَآ ءَ اللّهُ

Tidak mengapa, semoga sakitmu ini membersihkanmu dari dosa-dosa, Insya Alloh.” (HR. al-Bukhari).

Atau doa:

أَسْأَلُ اللَّهَ العَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, agar menyembuhkan penyakitmu.” (HR. at-Tirmidzi, dan Abu Daud)


Analisis Laila Tussyifa terhadap Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Tumbaga Holing

Nama: Laila Tussyifa  Nim: 1720100187 Analisis Moderasi dan Harmoni Beragama dalam Surat Tumbaga Holing  Analisis ke-1, Surat tumbaga holing...